Translate: Bahasa

Live Chat

Sistem Pemipaan Instalasi Gas medis

Sistem instalasi gas medis rumah sakit

Pipa instalasi Gas Medis harus dari jenis tembaga (Copper) dengan kadar tembaga diatas 99% dan disertai sertifikat keaslian material secara Internasional.
Sistem penyambungan instalasi Gas Medis harus dengan menggunakan las perak dengan gas yang dipergunakan campuran oxygen acetylene dimana pada saat pengelasan harus dialiri gas nitrogen dalam pipa tersebut. Penyambungan instalasi pemipaan gas medis herus menggunakan fitting-fitting yang sesuai seperti Elbow, Tee, Reducer dan Socket. Untuk membedakan jenis gas pada instalasi pipa harus dipasang stiker sesuai dengan jenis gas nya masing-masing yang menyatakan jenis dan arah alirannya dengan jarak yang cukup ( ± 2 meter ). Pemasangan instalasi pemipaan yang menempel pada dinding atau partisi harus dilengkapi dengan pelindung (konduit/PVC).
Selama pengelasan, pipa harus dialiri gas nitrogen untuk menghilangkan kerak akibat pengelasan yang timbul karena pengelasan di dalam pipa. Seluruh jaringan instalasi pemipaan pada setiap jenis gas harus dilengkapi Kran induk (main valve) yang dipasang pada ruang sentral; Kran pembagi (zone valve) dipasang sesuai dengan pembagian instalasi.

Kutipan

Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2016

1.Pipa yang dipergunakan harus terbuat dari tembaga dengan kadar ± 99 % (sembilan puluh sembilan persen) atau stainless steel, yang dinyatakan dengan Sertifikat Asal Negara (Certificate Of Origin) dan Sertifikat Pabrikasi (Certificate Of Manufacture, ASTM B 819 , BSEN 13348, JIS 3300, Type L/K).
2. Pipa yang akan dipasang harus bersih dari debu, gram/serbuk besi (sisa pemotongan pipa dan oli), dan di flushing dengan nitrogen.

3. Pipa Gas Medik harus diberi label sesuai dengan Gas Medik yang dialirkan

4. Pipa Gas Medik harus memenuhi keamanan terhadap struktur dan utilitas dari bangunan unit fasilitas pelayanan kesehatan.

5. Pemasangan pipa Gas Medik harus menggunakan gantungan pipa yang terbuat dari baja dengan jarak antara gantungan maksimum 2,5 m.

6. Pemasangan instalasi pipa diatas plafon harus dilengkapi dudukan dan gantungan yang diikat kuat pada dak beton.

7. Ukuran pipa disesuaikan dengan kebutuhan/desain yang benar agar menjamin tekanan Gas Medik tidak berkurang pada saat pemakaian maksimal.

8. Penyambungan pipa harus dilas dengan menggunakan kawat las perak, agar sambungan pipa rapat sempurna dan tahan lama, Gas yang dipergunakan adalah campuran oksigen, Acetyline dan pada proses pengelasan harus dialiri gas Nitrogen.

9. Penyambungan antar pipa harus menggunakan fitting tembaga : – Fitting Sock – Fitting Elbow – Fitting Tee – Fitting Reducer – Fitting Dop

10. Pemotongan pipa harus menggunakan cutter/ pemotong pipa khusus. 

11. Pemasangan instalasi pipa Gas Medik dalam dinding harus dilindungi pipa PVC.

12. Seluruh jaringan pipa Gas Medik dan Vakum Medik harus dilakukan pengetesan tekanan minimal 1,5 kali tekanan kerja selama1 kali 24 jam dengan gas nitrogen pada saat selesai pemasangan jaringan pipa Gas Medik.

13. Seluruh IGVM harus dilakukan test kebocoran.